Lombok Barat- Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pertanian Dan Perkebunan, akan mendongkrak hasil pertanian tembakau dengan berbagai upaya.
Salah satu yang dugiatkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Lobar, dalam peningkatan hasil diantaranya, penyerahan bantuan berupa peralatan pertanian kepada 60 kelompok petani tembakau yang tersebar di 10 kecamatan wilayah Lobar.
H.Muhur Zohri selaku Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Lombok Barat, menyerahkan bantuan alat tersebut secara simbolis kamis (05/10) di Aula Dinas Pertanian.
H. Muhur Zohri berharap, kelompok dan anggota petani penerima bantuan yang merupakan alokasi dana cukai tembakau 2018, bisa memanfatakannya dengan baik demi peningkatan hasil panennya.
Diakui H. Muhur, bantuan sejumlah alat ini memang tidak mampu menjangkau semua kelompok tani. Sebab, dari 450 kelompok petani tembakau yang menerima hanya 60 kelompok saja, karena itu kelompok yang tidak menerima bantuan diminta bersikap sabar.
"Kalau alokasi dana cukai tembakau tidak bisa menjangkau semua kolompok harap dimaklumi. Sebab Pemerintah Kabupaten mendapatkan alokasi dana cukai tembakau dari pemerintah sangat terbatas," ungkapnya.
Jenis banruan peralatan yang diterima petani tembakau yang masing-masing beranggotakan 30 orang, menerima bantuan peralatan, yaitu berupa tenda sultrasi 15 Kelompok, alat prajang 5 kelompok, obat - obatan 60 kelompok, argo 54 kelompok, roda tiga 6 kelompok, pumpa set 1 buah, power splayer 20 buah, jaringan irigasi ada di 8 kelompok tani, serta embung di 8 kelompok tani dan tersebar di 10 kecamatan yang totalnya 100 kelompok tani.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lombok Barat juga mengatakan, pihaknya mendapat kan bantuan DBHC tembakau dari pusat tahun ini 4 sampai 5 milyar. Harapannya, dengan bantuan tersebut akan lebih menggairahkan petani untuk meningkatkan kualitasnya.

