![]() |
| foto : istimewa |
Gobariri.com, Sumbawa Barat--Pemuda asal Desa Rempe Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat di temukan ayahnya bunuh diri dengan cara menggantung dirinya Pada Jumat (04/01) sekitar pukul 11.00 WITA.
Kapolres Sumbawa Barat AKBP MUSTOFA, S.IK., MH melalui KASATRESKRIM AKP MUHAEMIN, SH., S.IK membenarkan kejadian bunuh diri yang di lakukan AN (32) kepada reporter media ini Jumat (04/01) dan menuturkan kronologis kejadian tersebut.
"Peristiwa tersebut di ketahui Ayah korban M.NUR saat hendak pergi ke rumah korban untuk mengajak korban makan, pada saat itu kondisi rumah korban dalam keadaan pintu depan terbuka, pada saat ayah kandung korban masuk kedalam ternyata ayah kandung korban melihat anaknya yang sudah dalam posisi menggantung dengan tali nilon dilehernya."tutur AKP Muhaemin.
Koban bunuh diri diduga mengalamiax aganguan jiwa hingga nekat menggantung dirinya dengan tali nilon
yang di ikat di ruang keluarga yang diikatkan pada balok tarik ruang keluarga rumahnya,
yang di ikat di ruang keluarga yang diikatkan pada balok tarik ruang keluarga rumahnya,
"Melihat kejadian tersebut ayah korban langsung naik diatas meja dan berusaha mengangkat anaknya sambil berteriak minta tolong, kemudian warga berdatangan dan langsung membantu memotong tali gantungan dan menurunkan korban,"tuturnya
lanjut Kasat Reskrim AKP Muhaemin,"korban dibawa kerumah orang tuanya setelah korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Puskesmas Seteluk dan hasil dari introgasi yang kami lakukan dari Orang Tua Korban dan warga sekitar, Korban memang ada Riwayat Gangguan Jiwa (Stres) semenjak 1 bulan yang lalu. Keluarga ikhlas menerima kejadian tersebut dan menolak untuk dilakukan Otopsi,"tutupnya.(go-01)

