![]() |
| Foto: Lebah madu trigona |
Gobariri.com - Dalam rangka meningkatkan kemampuan bersaing dan Kapasitas Petani Madu lebah trigona dengan pasar global, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID), Kecamatan Maluk menggelar pelatihan pengemasan dan pemasaran madu.
Ketua TPID Kecamatan Maluk, Alimuddin saat diwawancarai reporter media gobariri.com, menjelaskan kegiatan pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada kelompok budidaya madu yang ada di Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat.
"Dalam berbudidaya tentunya Kemasan dan pemasaran sangat penting, buat apa kita punya barang bagus tapi kemasannya jelek dan tidak menarik," ungkapnya di sela-sela getiatan yang di lakukan di kantor desa mantun, sabtu (05/01/2019).
Lanjut Alimudin, menurutnya saat ini madu yang di jual oleh masyarakat atau kelompok madu masih mengandalkan bekas kemasan air mineral. Hal tersebut yang menjadi kurang menarik. dan tercetus ide untuk melakukan kegitan Pelatihan yang di isi oleh narasumber prooesional dari Lombok Food.
"Kita sengaja datangkat pemateri dari Lombok Food, selain mereka sudah pengalaman mereka juga siap membantu pemasaran madu. Semoga ilmu yang didapatkan, pada pelatihan tersebut mampu membuat brand sendiri," harap pemudah yang juga membudidaya madu trigona.(Go-01)

